SOSIAL BUDAYA
CERITA SINGKAT KAMPUNG NENDALI
Kampung Nendali merupakan salah satu kampung yang berada di Distrik Sentani Timur, pemerintahan Kabupaten Jayapura, Provinsi Papua. Nendali merupakan kampung yang berada di tepat di tengah ibu kota Kabupaten Jayapura, yang dilalui oleh jalan utama yang menghubungkan bagian barat itu ke arah kantor Bupati kabupaten Jayapura dan sebelah timur menghubungkan akses ke arah Kota Jayapura.
ASAL USUL KAMPUNG NENDALI
Berdasarkan keterangan dari bapa Ondofolo , Bapa Yan Piet Wally. Kampung Nendali sebelumnya, moyangnya yang bernama wally berasal dari tengah-tengah pulau, seiring waktu berjalan karena makin lama banyak pertambahan penduduk, maka nenek moyang merasa harus mencari tempat baru. Maka mereka melakukan perjalanan, mulai berkeliling dari pulau ke pulau untuk mencari tempat tinggal baru dan setiap pulau yang mereka singgahi, ada saja beberapa orang dari keluarga mereka yang di tinggalkan di pulau tersebut dan membentuk kampung. Pada saat perjalanan moyang berputar-putar dari tempat satu pindah lagi ke tempat lain, ada banyak tempat yang disinggahi, jadi ada banyak sekali marga wally di beberapa tempat karna perjalanan dari moyang tersebut, bahkan ada di genyem juga, yaitu di bagian demta.
Dari perjalanan moyang selalu meninggalkan kelompoknya di pulau ifar babrongko , nama kampung sekarang di kenal dengan nama Kampung Yoboi, dan ada babrongko sekarang di kenal dengan nama Kampung Babo. Moyang wally meninggalkan dua kelompok masyarakatnya di dua pulau itu lalu, melanjutkan perjalananya ke daratan ini dan menetap di sini.
Nendali memiliki beberapa marga, yang paling besar adalah marga wally yang kemudian adalah marga taime, marga yoku, dan marga ibo. Marga taime, marga yoku merupakan bagian marga yang berasal dari marga induk wally. Tetapi keempat marga tersebut, berasal dari satu pulau yang di sebut Ayau. Tetapi marga ibo merupakan marga tersendiri, dan oleh ondofolo wally di berikanlah status ondofolo ke pada marga ibo, tetapi dalam hal kedudukannya hanya berlaku didalam rumah saja, tidak menyeluruh dan tetap marga wally yang mempunya strata paling tinggi dan pemegang kekuasaan.
ADAT ISTIADAT
Ada beberapa tradisi yang masih dipertahan dan terus di jalani turun temurun, seperti upacara pembayaran mas kawin dan juga upacara pembayaran kepala. Dalam pembayaran mas kawin masih tetap dilakukan dengan memakai alat pembayaran berupa kapak batu, manik-manik dan gelang.
SIMBOL RUMAH ADAT
Diatas rumah para-para adat yang di sebut “obe” dalam bahasa sentani. Ada simbol tifa, busur dan panah . Dan bentuk ukiran burung cenderawasih yang mempunyai dua sayap. Yang berarti dua sayap burung cendewasih melambangkan dua anak ondofolo yang di berikan tanggung jawab mengurus administrasi pemerintahan adat yang telah di tetapkan oleh ondofolo sendiri. Simbol tifa berbicara tentang tanggung jawab yang diemban yaitu dalam hal mengurus ekonomi. Simbol Panah dan Busur berbicara tentang tanggung jawab dalam hal keamanan, yang mana sebagai panglima perang.
KEPEMIMPINAN LEMBAGA ADAT
Kampung Nendali selain masuk sebagai kampung admistratif pada Kabupaten Jayapura. Nendali Juga mempunyai struktur adat , yang mana di kepalai oleh seorang Ondofolo. Berikut beberapa pembagian fungsi dan jabatan dalam struktur kepemimpinan adat, diantanya:
- Ondofolo berfungsi menjaga, memelihara, melindungi semua masyarakatnya serta menjaga kekayaan yang dimiliki oleh kampungnya seperti Tanah, air, hutan.
- Abu Afa berfungsi mendampingi ondofolo dalam tugas-tugas tertentu, seperti menyampaikan pesan dari ondofolo kepada khoselo atau dapat juga kepada masyarakat.
- Khoselo adalah pimpinan pada suatu mata rumah atau suatu marga, khoselo hanya dapat memerintah kepada marga yang dipimpinnya tidak kepada marga lain.
- Akhona bertugas menjalankan tugas yang diperintahkah oleh khoselo.
(Studi tour IPM23, 29 November 2025)
Kirim Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin